CILEGON – Babinsa Kelurahan Citangkil, Koramil 2307/Ciwandan, Serka Janri, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah bersama siswa SMP Fatahillah di Lingkungan Kubang Sepat RW 07, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan pembinaan mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, semangat kebersamaan, cinta Tanah Air, serta sikap saling menghormati. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa.
Serka Janri mengatakan pembinaan kepada generasi muda merupakan bagian penting dari upaya membangun ketahanan wilayah. Menurutnya, generasi yang disiplin dan berkarakter akan menjadi modal utama dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan bangsa.
“Pembinaan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan semangat kebangsaan kepada para siswa. Kami berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari, ” ujar Serka Janri.
Kepala SMP Fatahillah, Uci Fauzi, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam memberikan pembinaan kepada para siswa. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai dapat memberikan motivasi sekaligus pengalaman positif bagi peserta didik.
“Kami menyambut baik kegiatan pembinaan yang dilaksanakan bersama TNI. Materi mengenai disiplin, tanggung jawab, dan cinta Tanah Air sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi yang tertib, mandiri, dan menghargai sesama, ” kata Uci Fauzi.
Danramil 2307/Ciwandan, Mayor Inf Indra Gunawan, menyampaikan bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap perkembangan generasi muda.
“Generasi muda harus dibekali dengan karakter yang kuat, disiplin, dan semangat kebangsaan. Melalui pembinaan yang dilakukan Babinsa, kami berharap para siswa semakin memahami tanggung jawabnya sebagai pelajar dan calon penerus bangsa, ” ujarnya.
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa pembinaan ketahanan wilayah tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mencakup pembangunan kualitas sumber daya manusia.
“Pembentukan karakter harus dilakukan sejak dini. Sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat kewilayahan perlu bersinergi untuk menumbuhkan generasi yang disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bangsanya, ” tuturnya.
Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi, mengatakan pembinaan terhadap pelajar menjadi investasi penting dalam menyiapkan generasi penerus yang tangguh.
“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan. Penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebangsaan akan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang, ” katanya.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan bahwa prajurit kewilayahan harus terus memberikan manfaat kepada masyarakat, termasuk melalui pembinaan generasi muda.
“Prajurit Siliwangi harus hadir untuk memberikan motivasi dan keteladanan kepada generasi muda. Dengan karakter yang kuat, kedisiplinan, dan semangat cinta Tanah Air, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa, ” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa SMP Fatahillah diharapkan semakin memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Sinergi antara TNI dan pihak sekolah juga diharapkan terus terpelihara dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda di Kota Cilegon.

Janri Paulus Bessie